HELLO YANG TERISTIMEWA, JOGJA!! - PART I
Pertengahan Mei yang lalu saya sempat pergi
beberapa hari ke kota yang dikenal sangat istimewa, iyaaa saya mengunjungi Kota
Yogyakarta. Setelah mempertimbangan berbagai hal, dan setelah melewati berbagai
drama untuk mendapatkan persetujuan cuti, akhirnya kami berhasil untuk tetap
terbang ke kampung halaman salah satu teman kantor ku. Alhamdulillah.....
Kenapa kami pilih kota ini? karena
temanku yaitu tantri adalah asli orang Jogja, dan keluarganya juga banyak yang
tinggal disana, berhubung budget pas-pasan dan untuk menghemat biaya akomodasi serta transportasi kami pun positif memilih Jogja.
Kami berangkat dari Palembang
menggunakan express air, saat itu harga tiket cukup normal yaitu ± Rp. 600.000, kita
pilih pesawat express karena ini adalah pesawat paling pagi dan direct dari
Palembang ke Jogja.
Kami take off pukul 08.30 WIB dan sampai
di kota istimewa jam 09.45 WIB. Excited? Pastinyaaaaaaa!!
Sesampainya di kota jogja kami
langsung mencari taksi tujuan Bantul karena rumah saudara Tantri ada di Bantul,
jarak dari bandara ke bantul memakan waktu sekitar 1 jam. Sebetulnya aku
sedikit was-was melihat reaksi dari bulek Tantri apabila kami tinggal disana
untuk beberapa waktu, yaaa namanya juga numpang pasti ada rasa sungkan yaaa. Hahaha
Sesampainya di rumah bulek tantri,
Taraaaaaaaaa!!!!!!!
Diluar dugaan, bulek nya sangat baik
dan beliau juga sangat senang karena Tantri datang, hubungan kekrabatan mereka
sangat hangat satu sama lain sampai membuat kami merasa envy melihat keluarga ini, benar saja suasana di rumah bulek Tantri sangat adem dan
menenangkan. FYI Jogja adalah salah satu kota yang memiliki suhu cukup panas
tidak jauh berbeda dengan Palembang, tapi karena disekelilingnya asri penuh
dengan persawahan dan pepohonan rasa panas itu langsung berubah menjadi suasana
yang sejuk. Dan rumah bulek tantri juga sangat nyaman dan bersih, saya suka
keluarga ini, hangat dan bersahabat, hmm satu lagi yang paling penting
makanannya banyak dan enak-enak dijamin deh ga bakal kelaparan. Hahaha
Baru hari pertama datang kami sudah merasakan keramahan penduduk Jogja, benar-benar nyaman.
Hari pertama sampai kami langsung antusias
untuk memulai explore kota bantul, sore itu tujuan pertama kami adalah kerumah
keluarga terdekat dari ibu dan ayah tantri terlebih dahulu untuk bersilaturahmi,
setelah itu kami langsung melanjutkan ke daerah Parang teritis!!!
Yuhuuuuuuuu, jogja!! Untuk menghemat waktu dan agar segera
sampai tujuan kami menggunakan motor untuk mengexplore kota istimewa ini.
Saat datang kesini kita kesorean,
hahaha. Karena ternyata jarak dari rumah bulek ke gumuk pasir lumayan jauh dan
sempat nyasar juga, hahaha. Tapi saat itu kita menemukan sunset yang bisa
dibilang cukup indah. Tapi, rasanya kami tidak cukup puas karena yang kami
lihat pasirnya sudah terlalu banyak jejak kaki pengunjung, jadi kami memutuskan
hanya mengambil beberapa foto disini
![]() |
Muka buluk belum mandi, baru sampai istirahat bentar, langsung jalan, hahahah |
Kemudian kami melajutkan ke spot
terdekat disana yaitu landasan pacu, disini hari sudah terlalu gelap, sunset pun
sudah mulai hilang, disini juga cukup ramai pada hari itu padahal kalau saja hari
masih terang, banyak sekali spot foto bagus di sini, tapi yasudahlah kami
berniat untuk melanjutkan perjalanan esok hari.
![]() | |
| sunset di landasan pacu bantul, lumayan walaupun sudah telalu gelap. |
Dan akhirnya kami pulang lagi ke rumah
bulek, mungkin karena terlalu lelah diperjalanan berangkat tadi jadi kami tidak
terlalu banyak mengobrol setelah makan dan mandi kami pun langsung tidur, karena
rencana kami adalah besok pagi kami pergi ke kebun buah mangunan yang
sangat terkenal bak negeri diatas awan.
Dan ternyataaaaaaa, kami kesiangan!
Hahaha
Jam 05.30 wib kami baru berangkat dan
benar saja lokasi kebun buah mangunan sudah dipenuhi oleh wisatawan yang juga
ingin melihat negeri di atas awan tersebut. Syukurlah kami masih dapat beberapa
foto yang cukup indah untuk dipandang dan dikenang, hahahha. Walaupun awannya sudah
mau habis, ya lumayanlah. Hahaha
FYI, spot ini ramai banget guys, kita saja
sampe ngantri untuk sekedar foto bayangin deh malu ga sih mau foto gaya-gaya
tapi ditungguin banyak orang dan tahu sendiri, saya kalo foto ga bisa pasang
gaya cakep, makanya disetiap foto selalu minta candid kalo ngga ya foto berdiri
saja, kaku, untung fotografer kita handal jadi tahu apa yang kita maksud, hahaha
Selanjutnya kami ingin melanjutkan ke
jurang tembelan kanigoro, sejujurnya kami belum tahu spot ini sebelumnya tapi
karena ada satu orang teman kerja saya yang kebetulan juga tinggal di wilayah
jogja (Uda Nugroho) bilang kalau disana ada spot foto yang unik dan baru,
karena penasaran kami pun langsung browsing dan sepertinya tempatnya cukup menarik,
berbekal tanya orang sekitar akhirnya kita meluncur kesana.
Ditengah perjalanan ada sesuatu yang
eye catching, ada sekumpulan bunga warna merah dan kuning, disini masyarakat
umum menyebutnya dengan bunga jengger ayam, dan akhirnya kita pun berhenti sebentar
untuk foto-foto (lagi) tentunya, hahaha
|
Disekitar bantul, kita akan banyak
sekali melihat bunga ini, hampir disetiap lokasi wisata ataupun di rumah-rumah
warga. Cukup cantik dan indah bukan..
|
Setelah sampai disini kami
baru sadar, “oow, ternyata disini tempat yang ada kapal-kapalannya itu,
hahahah”. Kalau tidak dikasih tahu teman tadi mana mungkin kami bisa sampai ke
spot ini dan kalau kami sudah tahu spot ini sebelumnya mungkin kami juga akan lebih
memilih kesini untuk mendapatkan foto seolah-olah sedang di negeri awan tadi,
karena disini awannya lebih jelas terlihat. Yaaaaa, apa mau dikata, matahari
sudah tidak sabar ingin ikut memberikan kecerahan di jum’at pagi kami, disini
kita juga cukup banyak mengambil foto, sama saja seperti tadi masih harus tetap antri tapi
tidak seramai di kebun buah mangunan.
Seribu batu songgo langit adalah tempat wisata yang jaraknya pun tidak begitu jauh
dari jurang tembelan, disini kita bisa menemukan banyak sekali spot foto
keren. Misalnya saja seperti rumah the hobbit, jembatan kayu, rumah pohon, dll.
ooh iya, disini sempat rebutan foto sama salah seorang pengunjung yang foto nya lamaaaaaaa banget, yang jadi bahan becandaan itu si cewek pakai baju pocahontas gitu, kocak banget lihatnya *geleng-geleng kepala*, hahahaha
Hari sudah menunjukkan pukul 10.30 wib, kemudian kami pun
bergegas untuk pergi ke tempat wisata lainnya diseputaran imogiri, tujuan kami
selanjutnya yaitu ke hutan pinus imogiri.
Speechless yaaa, disini
itu adem bangettt guys! Walaupun kondisnya lagi ramai tapi masih ada
tempat-tempat sepi yang bisa kita gunakan untuk berfoto ria, sambil makan es
krim dan sosis *kelaparan siang-siang*, kami menikmati suasana yang tenang dan bersih disini, chillax
yaaaw!! jujur saja bisa
melupakan sedikit rutinitas kantor saat itu benar-benar membuat hati tenang,
hahahah. Duduk atau pun bersantai disini
mungkin bisa saja membuat kita tertidur lelap dibawa rindangnya pohon pinus, sejuk
segarrrr....
![]() | |||
| ketemu taman bunga lagi kan, hehehe |
Hari
sudah menunjukkan pukul 11.30 WIB kami segera bergegas pulang, karena hari itu adalah hari
Jum’at jadi kami rasa tidak baik kalau terus melanjutkan perjalanan disaat kaum adam sedang
melaksanakan ibadah.
For your information, semua
tiket masuk ke tempat yang kami kunjungi tadi jaraknya berdekatan sekali karena masih termasuk satu jalur yaitu di Mangunan, Dlingo, Bantul, dalam waktu setengah hari saja kita sudah bisa mengunjungi beberapa tempat wisata sekaligus dan tiket masuk tempat wisata hanya berkisar Rp. 2000 untuk motor dan Rp. 5000 untuk mobil, ada yang sudah termasuk
parkir tapi ada juga yang belum, tempat penjual makanan di daerah sekitar tempat
wisata juga banyakkkkk banget, jadi dijamin ga bakal kelaparan deh dan benar sekali makananya juga
murah-murah.
Untuk cerita selanjutnya istirahat dulu ya, nih mau pulang ke rumah bulek
dulu, nanti akan saya sambung segera sharing pengalaman di Jogja yang luar biasa seru, sampai ketemu di hello yang teristimewa Part II !













Kerennnnn... di tunggu part 2 nya kk :D
BalasHapusTerimakasih, siappp part 2 sedang dalam proses penulisan :D
HapusUlas tentang Palembang donk,heeee...mau Exploreee kesana nih,
BalasHapusWaa, boleh boleh. Nanti coba saya posting juga ttg Palembang deh :D
HapusObat kangen jogja nih, nggak bisa pulang, hai penulis, buruan part 2, (buat saya orang rantau, tulisan kedua wajib lebih greget ya)
BalasHapusditunggu ya part II nya :)
HapusSemoga part duanya nggak selama AADC 2 yaa
Hapus